Kabupaten Bojonegoro - Warga Dusun Gua Lowo, Desa Sumberarum, Kecamatan Dander dibuat geger dengan penemuan ratusan butir amunisi senjata api dengan berbagai kaliber di Gua Munggah, salah satu gua yang terletak di Dusun Gua Lowo, Desa Sumberarum, Kecamatan Dander.
Temuan mencurigakan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan dilakukan penyelidikan pada Jumat (5/12). Warga setempat yang enggan disebutkan namanya menceritakan, ditemukan peluru di dalam Gua Munggah pada Rabu (3/12) siang.
Kemudian, dilaporkan kepada anggota aparat dan belum ada tindakan di hari tersebut. Sehingga, RT, RW, dan masyarakat setempat mengambil peluru dari dalam gua dan melaporkannya pada pihak kepolisian pada Kamis (4/12) sore.
"Turun tim dari Polres (Kepolisian Resor), Kodim (Komando Distrik Militer), dan Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System), Jumat (5/12),” kata warga yang juga menengok ke lokasi kejadian pada Kamis (4/12). Ratusan peluru mencurigakan yang ditemukan telah diamankan di Polres Bojonegoro.
Di antaranya, 113 butir peluru kaliber 5,56 milimeter (mm); 13 butir perluru kaliber 22 RR; 39 butir peluru kaliber 7,9 mm; 6 butir peluru kaliber 9 mm; 19 butir perluru kaliber 7,62 mm; 9 butir peluru kaliber 3 mm; 2 kotak amunisi terbungkus kotak coklat berlakban; dan 3 butir peluru kaliber 5,56 mm tambahan.
Juga ditemukan sebatang besi serupa popor senjata; dua magasin Steyr utuh dan terpotong; sebatang pipa menyerupai kamar peluru; 11 serpihan diduga komponen senjata; satu tas plastik amunisi; satu tempat handphone hitam; 10 selongsong berbagai kaliber; dan tiga proyektil peluru.
‘’(Keberadaan barang bukti) Sementara di Polres,” ujar Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi. Dia membenarkan, adanya penemuan berbagai kaliber peluru di Gua Munggah, Dusun Gua Lowo, Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Bojonegoro tersebut.
Sementara itu, proses penyelidikan masih berlanjut hingga berita ini ditulis.
‘’Iya benar. Ini sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim dan Brimobda Polda Jatim,” terangnya, Jumat (5/12). (*)

إرسال تعليق